Postingan

Mendalami Literasi Melalui Kelas Pengenalan Sinopsis Film

Gambar
     Halo, Sobat-Sobat Lintas. Tentu kalian sudah tahu, kan, sejak Agustus 2025, Komunitas Lintas meluncurkan sebuah program reguler bertajuk * Siklus *, singkatan dari Sinema Inklusi . Siklus merupakan perwujudan dari komitmen komunitas kesayangan kita ini untuk merambahi semesta literasi sampai ke sudut-sudut terjauh. Ini juga sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa sinema pun adalah salah satu produk literasi dan karena itu harus bisa diakses secara inklusif.   Sinema sebagai produk literasi sangat wajar karena di dalamnya termuat karya-karya yang membutuhkan tingkat literasi memadai untuk menghasilkannya. Misalnya, naskah film, musik dan lirik lagu tema, serta literasi digital untuk menghasilkan objek audio visual yang menarik. Belum lagi jika film tersebut dilengkapi dengan deskripsi audio dan takarir , tentu butuh naskah lain juga.  Rupanya Komunitas Lintas belum puas sampai di situ. Komunitas yang terbentuk pada 17 A...

Ini Dia Para Pemenang Awal Tahun Lintas

Komunitas Lintas mengawali rangkaian agenda kegiatan 2026 dengan pengumuman pemenang Kompetisi Menulis Cerita Anak . Kompetisi Menulis Cerita Anak yang diselenggarakan sejak 13 Desember 2025 ini telah sukses menghasilkan tiga pemenang dan diumumkan pada 4 Januari 2026. Dalam pengumuman yang dibacakan langsung oleh ketua dewan juri, Debby Lukito Goeyardi , para pemenang adalah sebagai berikut:   ·         Aurellia Syifa Hidayat dengan naskah berjudul Pip Si Tikus Berompi Biru dan Rahasia Hutan Berbisik sebagai pemenang ke-3 ·         Gilang Arietyastanto Dwicaksono dengan naskah berjudul Ksatria Sup Jamur sebagai pemenang ke-2 ·         Fahmi Arifin dengan naskah berjudul Pelukan Terakhir untuk Mimi sebagai pemenang ke-1   Ada yang agak berbeda dengan lomba-lomba menulis yang diadakan oleh Komunitas Lintas sebelumnya. Pada lomba kali ini, peserta wajib m...

Lintas Rayakan Tiga Momentum Bersejarah Sepanjang Desember Lewat Pidato

Salah satu keterampilan berbahasa yang sering terlupakan hari-hari ini, terutama di kalangan generasi muda, adalah berpidato . Mereka lebih senang berorasi , khususnya ketika berkampanye atau berdemonstrasi. Tentu tidak salah belajar berorasi karena hal itu juga relevan dengan situasi dan kondisi saat ini ketika isu-isu politik, ekonomi, dan/atau sosial begitu meresahkan masyarakat.   Namun, berpidato juga merupakan keterampilan berbahasa yang perlu dikuasai, terutama bagi mereka yang sering terlibat dalam kegiatan-kegiatan formal dan semiformal. Misalnya, seminar, peringatan hari-hari besar, dan acara yang bersifat seremonial. Saat menyampaikan kata sambutan, membuka seminar atau lokakarya, atau memberi sepatah/dua patah kata dalam peringatan hari penting, keterampilan berpidato sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri di depan audiens.   Untuk kembali mengingatkan Sobat-Sobat Lintas akan pentingnya keterampilan berbahasa yang satu ini, Komunitas Lintas mengg...